Gonzales Akui Terprovokasi Lantara Disebut Banci



Malng -- Cristian Gonzales meradang mendengar ancaman Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang berencana menjatuhkan hukuman tambahan buatnya. Pasalnya, bomber Arema Cronus tersebut merasa tidak bersalah dan tak patut menerima sanksi tambahan apapun.

Kom-dis memang mempunyai rencana mengusut kasus kartu merah yang diterima Gonzales dalam laga Arema versus Sriwijaya FC. Dalam laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang itu, pemain berjuluk El Loco tersebut diganjar kartu merah setelah terlibat kericuhan dengan pemain SFC, Aboulaye Maiga.

Pada awalnya Gonzales menganggap kartu merah yang terimanya adalah hal biasa dalam sebuah pertandingan sepak bola. Akan tetapi sebaliknya bagi Kom-dis. Menurut pandangan Hinca Pandjaitan, Ketua Komdis PSSI, kartu merah yang diterima El Loco dianggap hal yang tak biasa. Apalagi, kata Ketua Komdis PSSI Hinca Pandjaitan, bukan kali ini saja Gonzales terlibat kericuhan di lapangan.

Oleh karena itu, Kom-dis menganggap perlu menyidang "Gonzales" terkait masalah tersebut. Kalau terbukti Gonzales berlebihan dalam meluapkan emosi hingga diganjar kartu merah, Komdis akan menjatuhkan hukuman tambahan. Ya, hukuman Gonzales tidak cuma dilarang sekali bermain saja.

Bisa jadi pemain naturalisasi tersebut diharuskan membayar denda, bahkan diancam tak bisa memperkuat Timnya yakni "Arema" di babak "8 Besar Indonesia Super League" (ISL) nanti. Terkait rentetan ancaman sanksi yang disiapkan Komdis, Gonzales berharap keadilan.

“Sebelumnya saya tidak pernah menyangka jika harus mendapat kartu merah saat lawan Sriwijaya. Tapi saya tak bisa menahan emosi karena terus diprovokasi terus menerus. Saya diludahin,, dan dibilang banci dengan bahasanya (Maiga),” ungkap Gonzales.

“Awalnya saya tak terprovokasi. Tapi setelah dia memukul dada saya sangat kencang, saya langsung bereaksi dengan mendorong mulutnya sangat pelan tetapi aktingnya sungguh luar biasa,” sambungnya.

El Loco juga merasa keberatan dengan pernyataan dari Hinca yang menyebutkan dirinya "kerap melakukan tindakan yang tak sportif". El Loco sendiri mengakuinya, kalau dirinya terakhir kali menerima kartu merah pada kompetisi musim 2010 lalu.(indopos/jpnn)

0 Response to " Gonzales Akui Terprovokasi Lantara Disebut Banci"

Posting Komentar